Dari 68 hektare luas lahan cetak Sawah di Kecamatan Bunguran Utara, Seluas 5 hektare persegi lahan milik kelompok tani Desa Kelarik Utara dan Desa Gunung Durian Kecamatan bunguran Utara,sudah mulai digarap.

Lokasi cetak sawah yang terletak di Ulu Timur, Desa Kelarik Utara Kecamatan Bunguran Utara Kabupaten Natuna yang dibangun menggunakan anggaran APBD Provinsi Kepulauan Riau, bekerjasama dengan pihak TNI dalam melakukan pematangan lahan seluas 68 Hektare persegi, sudah selesai tahap pengerjaannya dan telah mencapai target pada bulan Desember 2017 lalu, Saat ini lahan cetak sawah tersebut sudah digarap dan dikelola serta dimanfaatkan oleh warga kelompok tani untuk bercocok tanam padi.

Camat Bunguran Utara Izhar saat dijumpai dilokasi cetak sawah kelarik, Jumat (2/02/2018) Kemaren, kepada RRI mengatakan setelah pematangan lahan selesai dikerjakan, para petani saat ini telah mulai melakukan penanam, untuk penanaman perdana sudah dilaksanakan pada desember 2017 lalu, sekarang penanaman sudah dilakukan secara kelompok.

“Para petani sudah mulai menggarap sawah mereka, apalagi sekarang pengerjaan jaringan irigasi primer bendungan Kelarik sudah selesai dan bisa dimanfaatkan petani untuk pengairan sawah yang sudah tercetak,” Terang Izhar.

Namun dalam pelaksanaan bercocok tanam dilapangan Camat Izhar mengakui para petani masih menemui beberapa kendala. Selain masalah pengembangan bibit dan penggunaan pupuk, tidak adanya pembinaan dan bimbingan dari Dinas Instansi terkait juga menjadi kendala tersendiri bagi para petani.

“Kendalanya banyak, selain dari kondisi lahan yang ada sawah yang digeluti para petani juga beda, kalau dulu masyarakat biasa menanaman padi memakai system tugal atau tadah hujan, sekarang padinya padi sawah tentu beda cara tanam dan perawatan serta system pengairan sawahnya,” tutur Camat Izhar.

Menanggapi keluhan warga petani dikelarik, Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Natuna Sofiandi mengatakan tahun ini pihaknya berwacana akan segera merealisasikan Tenaga Pendamping dari Dinas guna membantu para petani.

“Kita akan usahakan dalam waktu dekat untuk tenaga pendamping dari Dinas dapat terealisasi segera,” ungkap Sofiandi. (AF/JW).

Sumber: http://rri.co.id/ranai/post/berita/486634/daerah/petani_bunguran_utara_dambakan_pembinaan_dan_penyuluhan_pertanian.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *